MuaraEnim | pa-muaraenim.net (26/10/2011)

Rabu (26/10/2011), Tim Pengawasan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi (TPPID) Pengadilan Agama Muara Enim terus melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja petugas pelayanan publik dan meja informasi.  Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana efektifitas pelayanan yang diberikan oleh petugas terhadap masyarakat pencari keadilan (lawyers yang mewakili kliennya) yang akan mencari informasi dan keadilan di Pengadilan Agama Muara Enim.

KPA Muara Enim, Dra. Hj. Nurlaila Thoib, SH., MHI. berharap semua elemen petugas untuk dapat memberikan yang terbaik dan akses masyarakat yang seluas-luas untuk mendapat informasi mengenai biaya perkara, jadwal sidang, prosedur berperkara dan lain sebagainya.

Kemudian menurut Koordinator Tim Pengawasan Informasi dan Dokumentasi Drs. Nusirwan, SH., MH. bahwa Pengadilan Agama Muara Enim telah menyediakan sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencari informasi melalui meja informasi yang difasilitasi komputer terhubungan jaringan SIADPA Plus, internet, layar TV LCD 42 inch dan antrian sidang (Queue System) elektronik serta suasana persidangan yang kondusif.

Suasana ruangan Pelayanan Terpadu Pengadilan Agama Muara Enim terpokus dalam satu ruangan pelayanan terdiri Meja I, II, III, Kasir dan Pengembalian Sisa Panjar

Koordinator Tim Kuesioner Yuli Suryadi, SH., MM. menjelaskan bahwa kuesioner diluncurkan dalam rangka melihat tingkat kepuasan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan berperkara sejak dari pendaftaran hingga pengambilan akta cerai. Dan juga untuk mengukur sejauhmana kinerja aparat Pengadilan Agama Muara Enim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat para pencari keadilan.

Adapun kuesioner untuk mengukur tingkat kepuasan pencari keadilan terhadap pelayanan publik dan meja informasi yang dibagikan kepada responden mulai dari pendaftaran perkara sampai pengambilan akta cerai (penyelesaian perkara) yaitu :

No

Pernyataan

Tingkat Kepuasan

Tidak Setuju

Setuju

Sangat Setuju

1.

Alur pendaftaran perkara sulit dimengerti.

 

 

 

2.

Penjelasan Meja I mudah dipahami.

 

 

 

3.

Syarat-syarat berperkara sulit dipahami

 

 

 

4.

Penaksiran panjar biaya perkara memenuhi usur keterbukaan.

 

 

 

5.

Penyetoran panjar biaya perkara melalui Bank BRI menyulitkan.

 

 

 

6.

Penjelasan tentang hari dan tanggal sidang mudah dimengerti.

 

 

 

7.

Antrian sidang tidak memenuhi unsur keadilan

 

 

 

8.

Pengambilan Akta cerai menunjukan bukti diri (KTP) meyulitkan.

 

 

 

9.

Pengambilan Akta Cerai cepat dan biaya murah.

 

 

 

10.

Pengambilan Salinan Putusan atau Penetapan lambat dan biaya mahal.

 

 

 

11.

Pendaftaran Surat Kuasa cepat dan mudah.

 

 

 

12.

Biaya pendaftaran Surat Kuasa mahal.

 

 

 

13.

Mengetahui hari dan tanggal sidang cepat dan mudah.

 

 

 

14.

Mengetahui perkara yang sudah putus atau belum memerlukan waktu yang lama.

 

 

 

15.

Waktu pembuatan Akta Cerai terlalu lama.

 

 

 

16.

Pengmbilan Akta Cerai memerlukan waktu yang lama.

 

 

 

17.

Waktu melegalisir surat-surat tidak lama.

 

 

 

18.

Petugas yang tidak ramah dan tidak sopan dalam memberikan penjelasan kepada pencari keadilan.

 

 

 

19.

Papan pengumuman/pamplet/banner yang di pajangkan di Pengadilan sesuai dengan kenyataan yang ada.

 

 

 

20.

Pengambilan nomor antrian sidang memerlukan waktu yang lama.

 

 

 

21.

Ruang pelayanan kotor dan bau.

 

 

 

22.

Ruang tunggu nyaman, ada fasilitas air minum, TV, surat khabar.

 

 

 

23.

Informasi perkara mudah diakses melalui website.

 

 

 

24.

Tata ruang tunggu berantakan.

 

 

 

25.

Penjaga ruang sidang ramah dan sopan.

 

 

 

26.

Lingkungan kantor kumuh dan kotor.

 

 

 

27.

Berurusan di Pengadilan Agama Muara Enim mudah, cepat biaya ringan.

 

 

 

28,

Menunggu pendaftaran perkara memakan waktu berjam-jam.

 

 

 

29.

Mencari informasi perkara mudah dan jelas.

 

 

 

30.

Penggunaan layar sentuh sulit dimengerti.

 

 

 

Kesimpulan Tim Kuesioner Pelayanan Publik dan Meja Informasi yang berdasarkan kuisioner yang telah dibagikan kepada 30 responden dengan waktu selama 2 (dua) hari yang dilihat dari faktor umur, pendidikan dan tingkat kepuasan; tidak setuju, setuju, sangat setuju.

Secara umum pelayanan publik dan meja informasi diberikan oleh para petugas pelayanan sudah memenuhi asas keadilan, keterbukaan dan akuntabel serta kenyamaan.  Tetapi masih ada 1 (satu) hal dari 30 (tiga puluh) pertanyaan yang berikan kepada mereka yaitu masih perlunya penjelasan lebih rinci dan jelas tentang pengambilan akta cerai menunjukan bukti diri (KTP).

 

 

Pa muara enim

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

2 3 0 9 0
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
40
53
23090
0
1775
2787
23090
IP Anda : 54.224.83.221
2018-07-22 11:12