“949 perkara gugatan, 53 permohonan, 41 di antaranya disidang di tempat [sidang keliling] dan 1 Ekonomi Syariah”

Tahun 2014 telah berlalu, banyak hal yang telah dilalui oleh Pengadilan Agama [PA] Muara Enim, pelayanan publik kepada para masyarakat pencari keadilan adalah prioritas utama PA Muara Enim. Perkara perkara yang menjadi bidang kewenangan masuk dan putus silih berganti, berikut ini redaksi pa-muaraenim.go.id akan memberikan ulasan [flash-back] mengenai perjalanan perkara di tahun 2014 yang lalu.

Dari hasil penelusuran dan wawancara tim redaksi dengan Panitera Muda Hukum PA Muara Enim, Karbudin, S.Ag., pada akhir tahun 2014 yang lalu, tercatat bahwa jumlah perkara dan variasi perkara yang terdaftar pada register kepaniteraan perkara PA Muara Enim Tahun 2014 mengalami peningkatan dari tahun 2013, dari laporan yang telah diarsipkan oleh Kepaniteraan Muda Hukum PA Muara Enim, tercatat jumlah perkara yang masuk ke PA Muara Enim di Tahun 2013 adalah sebanyak 909 perkara, dengan rincian 877 merupakan perkara gugatan [contensius], sedangkan 32 perkara sisanya adalah perkara permohonan [volunter].

Sedangkan pada tahun 2014 ini, perkara yang masuk ke PA Muara Enim mengalami peningkatan, dan mencatatkan angka total 1002 perkara. Adapun rinciannya adalah 949 gugatan plus 53 perkara permohonan, dari total perkara tersebut telah diputus sejumlah 975 dan tersisa sejumlah 127 perkara. Dari keseluruhan perkara tersebut ada 41 perkara yang disidangkan di daerah para pihak melalui program “sidang keliling” yang sudah beberapa tahun ini menjadi salah satu program unggulan Ditjen Badan Peradilan Agama [Badilag] Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Ekonomi Syariah

Sebagai anak bungsu, Perkara sengketa ekonomi syariah tergolong masih jarang ditemui di lingkungan peradilan agama, begitupun di PA Muara Enim. Sengketa ekonomi syariah menjadi salah satu kewengan yang dimiliki oleh lembaga peradilan agama sejak disahkannya Undang undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan Undang undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama.

Tak disangka di penghujung tahun 2014 yang lalu Pengadilan Agama Muara Enim mendapat kepercayaan dari salah satu masyarakat  pencari keadilan untuk menyelesaikan perkara yang sedang dihadapinya di bidang ekonomi syariah dan perkara tersebut masuk ke dalam register Nomor 945/Pdt.G/2014/PA ME.

Eksekusi

Sebagai mana ketentuan undang-undang, bahwa tugas Pengadilan Agama adalah menerima, memeriksa, memutus serta menyelesaikan perkara. Di tahun 2014 lalu, PA Muara Enim telah melaksanakan 3 kali eksekusi [eksekusi: adalah bentuk penyelesaikan sengketa yang telah diputus oleh pengadilan]. Sebagai mana yang telah tercatat pada buku register permohonan eksekusi, perkara yang telah eksekusi adalah : (1) Perkara Nomor 0607/Pdt.G/2012/PA.ME, dengan obyek eksekusi yang terletak di Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. (2) Perkara Nomor 0754/Pdt.G/2012/PA.ME, dengan obyek eksekusi di Kelurahan Pasar I Muara Enim, dan (3) Perkara Nomor 0747/Pdt.G/2013/PA.ME., yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Pelaksanaan eksekusi ketiga perkara tersebut secara umum berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala yang berarti, kepiawaan tim eksekusi yang dipimpin oleh Panitera PA Muara Enim, Drs. Efendi dalam berkomunikasi dengan para pihak merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan eksekusi tersebut. Dan Alhamdulillah, para pihak dapat membagi obyek sengketa secara sukarela atau innatura.

 

 

Muara enim, Pa muara enim

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

2 3 0 2 9
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
32
62
23029
0
1714
2787
23029
IP Anda : 54.224.2.123
2018-07-21 15:38